Hino Indonesia Capai Produksi Kendaraan Ke 500.000 Unit


846
846 points
Hino Indonesia Capai Produksi Kendaraan Ke 500.000 Unit

Jakarta – PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), sebagai Agen Pemegang kendaraan bermotor Hino dan produsen kendaraan bermotor Hino beserta komponennya bersama dengan PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sebagai distributor utama kendaraan Hino di Indonesia, merayakan pencapaian produksi 500.000 unit kendaraan Hino.

Hasil ini dicapai bersamaan dengan perayaan kehadiran Hino di Indonesia selama 37 tahun sejak didirikan pada 17 Desember 1982. Ini adalah bukti nyata bahwa keberadaan Hino semakin diterima masyarakat luas melalui produk berkualitas. , harga bersaing dan suku cadang mudah didapat di jaringan layanan dan suku cadang Hino di seluruh Indonesia.

Sejarah panjang kehadiran Hino di Indonesia dimulai pada tahun 1967 dalam bentuk kendaraan bus lengkap yang merupakan hibah dari Pemerintah Jepang kepada Pemerintah Indonesia sebagai bentuk kompensasi bagi Pemerintah Jepang. pendudukan selama perang dunia kedua.

Dengan meningkatnya kebutuhan akan fasilitas transportasi darat, proses komersialisasi dan industrialisasi kendaraan Hino dimulai pada awal 1970-an dengan dimulainya proses perakitan sederhana di Indonesia.

Selanjutnya pada tahun 1982 PT. Hino Indonesia Manufacturing (HIM) yang merupakan perusahaan patungan antara prinsipal Hino Motors Ltd., Jepang dan Salim Group, berlokasi di Tambun – Jawa Barat. Pada saat itu, HIM memproduksi komponen utama kendaraan bermotor untuk memenuhi kewajiban pendalaman manufaktur yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Pada pertengahan 1980-an, diluncurkan ke komunitas yang lebih luas dari Hino Ranger FF Series dan truk AK Series Bus, diikuti dengan peluncuran truk FL dan FM pada awal 1990-an, yang merupakan cikal bakal sejarah kesuksesan Hino. di Indonesia.

Untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam keselamatan berkendara, Kepala Traktor SG221MA diluncurkan pada tahun 1995.

Dengan meningkatnya kebutuhan kendaraan komersial di Indonesia, pada bulan April 1997 peletakan batu pertama pabrik Hino dibangun di Kawasan Industri Bukit Indah – Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Setelah mengalami keterlambatan pembangunan pabrik akibat krisis moneter yang melanda Indonesia, maka pada tahun 2003 merupakan awal kebangkitan Hino di Indonesia, dimulai dengan restrukturisasi HIM menjadi HMMI dan HMSI. peluncuran generasi baru Hino Truck Ranger – FG, FL dan FM Series.

Ketika permintaan pasar untuk kendaraan Hino meningkat, baik pasar domestik maupun ekspor, kapasitas produksi terpasang juga meningkat melalui penambahan investasi dan modal kerja. Salah satu realisasinya adalah melalui penambahan jalur produksi, yang semula hanya terdiri dari 1 (satu) jalur produksi menjadi 2 (dua) jalur produksi pada tahun 2009.

2012 adalah era baru bagi HMMI dengan dimulainya proses pemesinan untuk komponen mesin termasuk: blok silinder, kepala silinder, camshaft, crankshaft, dan batang penghubung.

Komponen utama lainnya seperti: transmisi, poros baling-baling, dan gandar belakang juga diproduksi di HMMI, di samping komponen lain yang terus-menerus dibuat di dalam negeri melalui pemasok.

Dampak dari meningkatnya proses manufaktur di dalam negeri, tingkat konten komponen di dalam negeri juga meningkat secara dramatis. Saat ini tingkat konten domestik kendaraan bermotor Hino berada di kisaran 50% hingga 70%.

Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, HMMI juga mendukung pendapatan valuta asing melalui kegiatan ekspor komponen dan kendaraan. HMMI saat ini terdaftar sebagai perusahaan produsen pertama di Indonesia yang mengekspor kendaraan truk dan bus sejak 2011 ke Vietnam dan Filipina.

HMMI terus memperluas jaringan ekspor kendaraannya ke negara tujuan lain dengan total 15 negara tujuan (termasuk: Filipina, Vietnam, Laos, Haiti, Bolivia dan beberapa negara di Afrika Barat) dari 13.000 kendaraan dalam 10 tahun terakhir.

Ekspor komponen kendaraan bermotor Hino juga telah dilakukan ke 17 negara tujuan. Ke depan, volume dan nilai ekspor akan terus meningkat, sejalan dengan penerapan ambang emisi gas buang EURO 4 pada tahun 2021.

Gam, Hino, Youtube Cowboy

Pos Hino Indonesia Mencapai 500.000 Unit Kendaraan yang pertama kali muncul di Automotive Magz.


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win